Blinking Cute Box Panda

Wednesday, 15 October 2014

Individu , Keluarga , dan Masyarakat

IA. Individu
Apa yang biasa terpikirkan dengan kata individu adalah seorang , perorangan , satu , sendiri .
Kata individu sendiri berasal dari kata latin "individuum" yang berarti " tak terbagi " . Kata individu merupakan sebutan yang dapat menyatakan suatu kesatuan yang paling terkecil dan terbatas .
Jadi dapat dikatakan bahwa individu adalah kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perorangan .


B. Keluarga 
Keluarga adalah suatu kelompok sosial kecil dalam masyarakat dimana 
didalamnya ada orang tua serta anaknya.Keluarga  dapat dikatakan memiliki status spesial dalam masyarakat karena memiliki hubungan / ikatan . Para individu juga terkadang memiliki definisinya sendiri dan apa arti keluarga tersebut bagi mereka . Tetapi yang jelas seseorang yang menganggap orang lain sebagai keluarganya berarti "orang lain " tersebut adalah orang yang penting baginya . Keluarga memiliki arti yang cukup luas bagi sebagian orang .

Fungsi keluarga dalam ruang lingkup masyarakat tidak lain sebagai arahan, pelindung , mendidik dan sebagainya . Adapun fungsi keluarga yang lebih jelas : 
- Menjaga keharmonisan antar sesama.
- Membuat stabilitas terhadap seluruh aspek kegiatan masyarakat.
- Menciptakan suasana kebersamaan yang kuat
- Membantu sesama bagi yang memiliki kesulitan
- Mengatur perekonomian dalam masyarakat.
- memecahkan masalah secara bersama-sama.


C. Masyarakat
Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya istilah masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang memiliki tatanan hidup , norma-norma , adat istiadat yang sama - sama ditaati di dalam lingkungan 


=============================

- URBANISASI

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota.
Urbanisasi bila dilihat dari sisi positifnya adalah menambah pengetahuan warga desa , sehingga dapat diratakan dan dapat menjalin kerja sama yang baik antarwarga suatu daerah dan kota . 


Tetapi disamping kebaikan ada juga akibat yang ditimbulkan sepeti semakin padatnya suatu kota tersebut , meningkatnya tuna karya (orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan tetap),masalah perumahan yg sempit dan tidak memenuhi persyaratan kesehatan sampai lingkungan hidup tidak sehat, timbulkan kerawanan sosial dan criminal . Seperti migrasi masuk ke Kota Semarang telah membawa akibat samping berupa terjadinya  involusi perkotaan yakni ketidakseimbangan antara migrasi masuk para pekerja tidak terampil dan pertumbuhan ekonomi kotanya.  Penelitian menyimpulkan bahwa di kota Semarang mengalami peningkatan yang pesat jumlah sektor informal dan pekerja tidak terampil lainnya. Di wilayah sekitar Kota Semarang telah terjadi kecenderungan urbanisasi dengan pola menyebar yang ditandai pertumbuhan penduduk perkotaan yang tinggi. Determinan utama migrasi masuk ke Kota Semarang adalah gabungan simultan antara tekanan perdesaan dan daya tarik kota yang dipandang selalu dapat menyediakan lapangan kerja. Dampak migrasi di Kota Semarang adalah involusi perkotaan dan degradasi lingkungan. Saran yang disampaikan adalah daerah di sekitar Kota Semarang perlu mengusahakan keterkaitan antara lokalitas dengan sistem produksi dan ekonomi global di wilayah tersebut untuk menyejahterakan penduduk dan mencegah arus migrasi ke Semarang dan kota-kota besar.



Sumber :
- http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab3-individu_keluarga_dan_masyarakat.pdf

-http://rvanny.blogspot.com/2011/12/fungsi-keluarga-dalam-masyarakat.html?m=1

-
http://jpe-ces.ugm.ac.id/ojs/index.php/JML/article/view/39

No comments:

Post a Comment